twitter
    ind me at facebook :)
Showing posts with label My SMall World. Show all posts
Showing posts with label My SMall World. Show all posts

Thursday, 28 April 2011

This is My Love Story :'(

           Saat nulis ini, aku ingin mengeluarkan semua perasaan yang udah lama banget aku simpan. Ini tentang perasaanku buat cewe yang udah lama banget ada di hati aku, Udah terlalu banyak yang aku rasakan sampai detik ini juga.

           Semua berawal dari perkenalan aku dengan dia  di awal tahun pertama SMP. Perkenalan pertama yang ga bisa terhapus dari memori aku. Saat itu aku melihat seorang cewe yang polos dan cakep banget disebelah aku. Untuk pertama kali aku ngerasain perasaan yang aneh banget. Ga tau kenapa tiap kali dekat dia, ada perasaan yang nyaman banget. Pengaruh dari sekelas tadi, aku mulai dekat dengan dia. Dia juga memberi respon yang cukup positif buat aku. Semenjak itu kita udah dekat lebih dari sebatas teman. 

Monday, 4 April 2011

Hari yang Aneh !

      Ga tau kenapa hari ini banyak kejadian gaje yang terjadi di hidup gw --" . Pas pagi tadi sih semua masih berjalan normal, masih bangun dengan anggota tubuh lengkap, masih sarapan, trus berangkat kuliah.  Lha, terus apa yang gaje? --"

     Kejadian pertama pas gw ke ATM di kampus gw, mau transfer dan ngambil duit buat bayar utang pulsa *kasian amat T_T *. Dengan pedenya gw memencet kode pin gw, kemudian transfer sekian rupiah ke rekening sodara, trus narik duit (buat bayar pulsa tadi). Trus gw cek sisanya, tinggal 171ribu. Mampus deh gw, baru tanggal 4 udah sekarat T_T . Udah ah, cuek aj. Next masuk kelas dan kuliah seperti biasa :3.

Membangun Motivasi Dalam Diri

       
         Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika Anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri Anda. Tanpa motivasi apa pun, sulit sekali Anda menggapai apa yang Anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan, mungkin Anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal, sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya…? coba simak kiat berikut ini:


Ciptakan Sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah Anda saat pagi menjelang. Misalnya, Anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memang semangat Anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah Anda lakukan kemarin.

Saturday, 2 April 2011

Pengorbanan seorang Ibu


Ketika berusia 1 tahun, Ibu suapkan makanan & memandikan kita. Cara kita ucapkan terima kasih kepadanya hanyalah dengan menangis sepanjang malam.

Saat berusia 2 tahun, ibu mengajar kita bermain. Kita ucapkan terima kasih dengan lari sambil ketawa apabila dipanggil.

Menjelang usia 3 tahun, ibu menyediakan makanan dengan penuh rasa kasih sayang. Kita nyatakan terima kasih kita dengan menumpahkan makanan ke lantai.

Ketika berusia 4 tahun, ibu membelikan sekotak pensil warna. Kita ucapkan terima kasih dengan mencoreng-coreng dinding.


Saat usia kita 5 tahun, ibu membelikan sepasang pakaian baru. Kita ucapkan terima kasih dengan bergolek-golek dalam tempat kotor.

Ketika berusia 9 tahun, ibu membuka tabungan membayarkan uang sekolah. Kita ucapkan terima kasih dengan membolos dari kelas.

Saat berusia 10 tahun, ibu menghabiskan waktu sehari suntuk menemani kemana kita pergi. Kita ucapkan terima kasih dengan tidak bertegur sapa dengannya.


Dibalik Tangis Seorang Wanita

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya,

“Mengapa engkau menangis?"

"Kerana aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata,

"Dan kau tak akan pernah mengerti" Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,

"Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

DIbalik Kisah Seorang Papa

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Papa yang begitu berharga

Usia Papa telah mencapai 70 tahun, namun tubuhnya masih kuat. Papa mampu mengendarai sepeda ke pasar yang jauhnya lebih kurang 2 kilometer untuk belanja keperluan sehari-hari. Sejak meninggalnya ibu pada 6 tahun lalu, Papa sendirian di kampung. Oleh karena itu kami kakak-beradik 5 orang bergiliran menjenguknya.

Kami semua sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari kampung halaman di Teluk Intan. Sebagai anak sulung, saya memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Setiap kali saya menjenguknya, setiap kali itulah isteri saya mengajaknya tinggal bersama kami di Kuala Lumpur.

" Nggak usah. Lain kali saja !" jawab Papa.

Jawaban itu yang selalu diberikan kepada kami saat mengajaknya pindah. Kadang-kadang Papa mengalah dan mau menginap bersama kami, namun 2 hari kemudian dia minta diantar balik. Ada-ada saja alasannya. Suatu hari Januari lalu, Papa mau ikut saya ke Kuala Lumpur. Kebetulan sekolah masih libur, maka anak-anak saya sering bermain dan bersenda-gurau dengan kakek mereka. Memasuki hari ketiga, ia mulai minta pulang. Seperti biasa, ada-ada saja alasan yang diberikannya.

Kisah inspiratif dari paku



Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah-marah tersebut, sang ayah memberikannya sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah memakukan 30 paku ke pagar setiap kali dia marah... memang terkenal temperamen, sampai-sampai sehari saja sudah 30 kali marah-marah. Hari berganti hari jumlah yang ia pakukan berkurang. Sang anak merasakan capek dan lelah ketika harus memakukan paku-paku saat marah.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa bisa mengendalikan amarahnya dan lebih bisa bersabar. Dia memberitahukan kabar baik ini kepada sang ayah dengan malu-malu.

Sang ayah pun tersenyum puas. Namun ia meminta anaknya untuk mencabut satu paku setiap hari ketika ia tidak marah. Hari-hari berlalu dan anak laki-lakinya telah berhasil mencabut semua paku.

Sang ayah lalu menuntun anaknya ke pagar.
“Kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu akan meninggalkan bekas di hati orang lain seperti lubang-lubang ini.”
Semoga kita bisa belajar dari kisah ini. Ketika kita marah atau menyakiti orang lain, tidak peduli berapa kali kita meminta maaf. Luka itu akan tetap ada... Maka, tidak ada ruginya banyak-banyak berbuat baik dan berhenti marah-marah apalagi menyakiti orang lain.


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6716376

catatan kehidupan : April 2011

Piiuh... uda 1 bulan ga nulis di blog. uda lumutan kali blog gw. Abis belakangan ini sibuk banget (nonton, ol, tidur, maen, tugas).Yah, intinya itu semua menyita waktu , sampe gw ga ada waktu buat ngeblog.

         Btw, hari ini udah awal bulan ke-4 yah di tahun 2011. Sumpah cepat banget waktu berjalan. 1 hari terasa 24 jam! Perasaan baru minggu kemaren gw pulang ke Bangka, baru minggu  kemaren hari valentine. oK kembali ke topik. Pas lagi nulis ini, gw baru pulang dari acara di kampus gw, abis maen CS di stand (jangan tanya apa hubungan antara stand, dan CS). Kayanya mendingan gw bikin laporan  kehidupan aja deh sampai detik ini.

Sunday, 20 February 2011

pulang kampung part 1!!

     Ga terasa udah  setengah tahun merantau di ibukota. Pertama-tama emang ga betah banget,huft. Tinggal di kos yang sempit , duit harus hemat, nyuci sendiri, sakit ga ada yang ngurusin.. Menderita banget,huhuhhu. Makanya berharap tiap hari itu cepat berlalu dan gw bisa balik ke kampung halaman gw, Belinyu. Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya gw bisa pulang ..

Panorama di utara Bangka

Mungkin cuma segelintir orang aja yang pernah bahkan tahu tentang tempat kelahiran gw ini. Yah, memang Belinyu cuma 1 desa kecil di utara pulau Bangka. Masa kecil gw dari sejak lahir sampai lulus SMA dilewatkan disini. Belinyu ga terlalu luas, juga ga terlalu sempit sih, hehe..  Disini apa-apa masih susah, mulai dari listrik, jaringan, informasi, deElEl. Jangan bayangin ada mall, disini cuma ada Puncak (sejenis carrefour gitu). Internet ?? masih EDGE, jadi jangan berharap terlalu banyak bisa download ini itu. Kalo mau ya ke warnet (warnet aja baru booming sekitar 2-3 tahun belakangan), kecepatannya agak lumayan lah.


Mata pencaharian masyarakat disini paling banyak di sektor TI (Tambang Inkonvensional), nelayan, petani juga agak banyak sih. Kalo yang kerja TI bisa dibedain sih, biasanya rumah mereka udah bagus-bagus. Kan rata-rata rumah disini masih banyak yang dari papan, apalagi yang agak pedalaman gitu. TI yang membawa pendapatan yang gede itu membuat banyak masyarakat yang dulunya petani, nelayan, pengangguran beralih profesi jadi penambang TI. Efeknya, yah di sana-sini (bahkan di pinggir jalan, atau di belakang rumah) banyak banget lubang-lubang bekas penambangan TI yang ga ditutup. Kalo ujan pasti lubangnya udah jadi kayak danau buatan gitu. Kalo berminat  mandi disitu, silahkan. Bukan hanya itu, udah ga terhitung berapa banyak orang yang meninggal selama bekerja jadi penambang TI. Entah yang mati tertimbun tanah galian, kecelakaan akibat mesin TI. Herannya, itu ga membuat masyarakat jadi takut. Malah semakin hari semakin banyak penambang-penambang TI yang baru. Huft, gw ga bisa banyangin kalo tiba -tiba tsunami. Dalam hitungan detik pasti Belinyu tinggal nama dalam sejarah *jangan sampai terjadi -_-, amin * .


Dari tadi gw ngomong yang jeleknya melulu, sekarang ngomongin bagusnya, hehe.  Disini banyak tempat wisata yang masih alami, masih belum tersentuh tangan manusia. Yang paling bagus sih pantai-pantainya. muali dari yang berbatu-batu, berlumpur-lumpur, sampai yang polos ga berbatu.
nih beberapa fotonya, cekidot.